Karya Fotografer Indonesia Dipamerkan di Uni Emirat Arab

Fotografer senior Indonesia Hengki Koentjoro pamerkan karya hitam-putih bertema “Liquid Planet” di Xposure International Photography Festival 2026, ajang global di Sharjah, UEA, dari 29 Januari hingga 4 Februari. Festival edisi ke-10 ini tampilkan 3.200 karya dari 420 kreator di 60 negara, tema “A Decade of Visual Storytelling” soroti narasi visual mendalam.

Konsul Jenderal RI di Dubai Denny Lesmana puji partisipasi ini bukti daya saing fotografer Tanah Air, bukan sekadar citra eksotis tapi filosofi identitas Nusantara. Diskusi di Jawa11 ramai soroti peluang diplomasi budaya, tapi kritik muncul soal minimnya dukungan pemerintah untuk talenta muda agar tak kalah saing dengan negara maju.

Prestasi Hengki Koentjoro

Koleksi foto air dan alam Hengki tampil di pameran utama, akui KJRI sebagai diplomasi seni efektif perkenalkan pelestarian lingkungan Indonesia. Namun, hanya satu fotografer Indonesia di level ini picu pertanyaan aksesibilitas festival elit bagi seniman independen.

Potensi Diplomasi Visual

Fotografi jadi jembatan budaya ke audiens UEA, dorong kolaborasi kreatif dan pariwisata. KJRI harap tambah peserta lokal ke depan, dari jurnalisme hingga konservasi, tapi tanpa dana stimulus, representasi Indonesia risiko terbatas elite.

Harapan Masa Depan

Festival ini bukti seni visual Indonesia go global, tapi butuh ekosistem pendukung agar festival seperti Xposure bukan satu-satunya panggung. Tanpa inklusi lebih luas, prestasi ini berpotensi jadi pencapaian sporadis bukan gerakan berkelanjutan.

Pantau tren seni dunia di CNN. Kembali ke Beranda.